Rabu, 29 April 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • More
Home Edukatif & Inspiratif

Emisi Gas Rumah Kaca Global 2024 Capai Rekor Tinggi Menurut Laporan Internasional 

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
16 Maret 2026
in Edukatif & Inspiratif
0
Emisi Gas Rumah Kaca Global 2024 Capai Rekor Tinggi Menurut Laporan Internasional 
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Lembaga riset energi dan lingkungan dunia kembali menyoroti meningkatnya emisi gas rumah kaca (GRK) secara global. Dalam laporan terbaru berjudul GHG Emissions of All World Countries 2025, dua lembaga internasional yaitu Joint Research Centre milik European Commission dan International Energy Agency (IEA) memaparkan kondisi emisi gas rumah kaca dunia sepanjang tahun 2024.

Berdasarkan laporan tersebut, total emisi gas rumah kaca global pada tahun 2024 diperkirakan mencapai 53,2 gigaton CO₂ ekuivalen (Gt CO₂eq). Angka ini menunjukkan kenaikan sekitar 1,3% dibandingkan tahun sebelumnya.

Kenaikan ini mencerminkan masih besarnya ketergantungan dunia terhadap energi fosil serta meningkatnya aktivitas industri, transportasi, dan konsumsi energi di berbagai negara.

Para peneliti menilai bahwa meskipun berbagai negara telah berkomitmen mengurangi emisi melalui kebijakan iklim dan transisi energi, laju penurunan emisi global masih belum cukup cepat untuk mencapai target pembatasan pemanasan global.

Artikel Terkait

Universitas Terbaik di Malaysia 2026: Favorit Mahasiswa Internasional, Termasuk Indonesia

Asia University Rankings 2026: Kampus Jepang Tetap Jadi Incaran di Tengah Dominasi China

Universitas Indonesia Kembali Jadi Kampus Terbaik Versi Webometrics 2026

Laporan tersebut juga merinci jenis gas yang paling banyak menyumbang emisi global. Komposisinya didominasi oleh beberapa gas utama berikut:

  • CO₂ dari bahan bakar fosil: 74,5%

  • Metana (CH₄): 17,9%

  • Nitrous oksida (N₂O): 4,8%

  • Gas terfluorinasi (F-gases): 2,8%

Karbon dioksida dari pembakaran batu bara, minyak, dan gas masih menjadi penyumbang terbesar emisi. Sementara itu, metana banyak berasal dari sektor pertanian, peternakan, limbah, serta produksi energi.

Laporan ini juga mengidentifikasi sejumlah negara yang menjadi penyumbang emisi gas rumah kaca terbesar di dunia. Negara-negara dengan aktivitas industri besar dan konsumsi energi tinggi mendominasi daftar tersebut.

Menariknya, Indonesia juga masuk dalam daftar 10 negara penyumbang emisi terbesar di dunia, terutama karena faktor penggunaan lahan, deforestasi, serta emisi dari sektor energi dan industri.

Temuan dalam laporan ini menegaskan bahwa dunia masih menghadapi tantangan besar dalam menekan emisi gas rumah kaca.

Upaya global seperti peningkatan energi terbarukan, efisiensi energi, perlindungan hutan, serta perubahan pola konsumsi menjadi langkah penting untuk menahan laju perubahan iklim.

Jika tren kenaikan emisi terus berlanjut, para ilmuwan memperingatkan bahwa target Perjanjian Paris untuk membatasi kenaikan suhu global hingga 1,5°C akan semakin sulit dicapai.(dhil)

Topik: gas rumah kaca

TerkaitBerita

Universitas Terbaik di Malaysia 2026: Favorit Mahasiswa Internasional, Termasuk Indonesia
Edukatif & Inspiratif

Universitas Terbaik di Malaysia 2026: Favorit Mahasiswa Internasional, Termasuk Indonesia

oleh Editor : Affandy
28 April 2026
Asia University Rankings 2026: Kampus Jepang Tetap Jadi Incaran di Tengah Dominasi China
Edukatif & Inspiratif

Asia University Rankings 2026: Kampus Jepang Tetap Jadi Incaran di Tengah Dominasi China

oleh Editor : Affandy
27 April 2026
Universitas Indonesia Kembali Jadi Kampus Terbaik Versi Webometrics 2026
Edukatif & Inspiratif

Universitas Indonesia Kembali Jadi Kampus Terbaik Versi Webometrics 2026

oleh Editor : Affandy
26 April 2026
Jadwal UTBK SNBT 2026 Berlangsung, Peserta Diminta Cermati Perbedaan Waktu Ujian
Edukatif & Inspiratif

Jadwal UTBK SNBT 2026 Berlangsung, Peserta Diminta Cermati Perbedaan Waktu Ujian

oleh Editor : Affandy
25 April 2026
Bank Jakarta

Direkomendasikan

Wamen Christina

Wamen Christina dan Dubes Italia Bahas Kendala Visa ABK serta Peluang Kerja Migran

28 April 2026
Pemerintah Berikan Diskon Iuran JKK-JKM 50 Persen bagi Peserta BPU

Pemerintah Berikan Diskon Iuran JKK-JKM 50 Persen bagi Peserta BPU

28 April 2026
Kemnaker Luncurkan Talent and Innovation Hub (TIH)

Kemnaker Luncurkan Talent and Innovation Hub (TIH)

28 April 2026
LPDB dan KSP Tanaoba Lais Manekat Perkuat Peran Kakak Asuh Koperasi Desa

LPDB dan KSP Tanaoba Lais Manekat Perkuat Peran Kakak Asuh Koperasi Desa

28 April 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    2913 shares
    Share 1165 Tweet 728
  • Mantan Legal Manager Hadapi Proses Hukum, Kuasa Hukum Sampaikan Keberatan

    336 shares
    Share 134 Tweet 84
  • Drama Perebutan Anak Berujung Pidana: Agnes Brenda Lee Dituntut 9 Bulan Penjara, Kuasa Hukum Ingin Keadilan yang Berimbang

    383 shares
    Share 153 Tweet 96
  • Isuzu Panther Reborn 2026 Hadir di Indonesia, Harga Mulai Rp 288 Jutaan dengan Skema Kredit Fleksibel

    659 shares
    Share 264 Tweet 165
  • Bahlil Arsitek, Sarmuji Eksekutor

    316 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya